Thursday, 12 November 2015

Pemulihan Strok - Fisioterapi


Inilah yang diterangkan melalui ayat 14 surah Luqman yang bermaksud:


"Dan kami wasiatkan (perintahkan)kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu bapanya. Ibunya mengandungnya dengan menderita kelemahan di atas kelemahan dan menceraikan menyusu dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada ibu bapamu! Kepadaku tempat kembali"

setiap kali anak2 berada disisi ayah... ayah akan bertanya... boleh sembuh tak lumpuh ayah ni?
jawapan kami sebagai anak dgn penuh confident...

"boleh sembuh... strok ayah ni sikit jea... kawan2 kitorang ramai yg kena strok sembuh elok jea... drp terlantar lesu... siap boleh bawak motor pegi keje lagi.... strok boleh sembuh kalau ayah rajin buat latihan senaman dan kurangkan tido... pastu, ayah kena borak2... gelak2 spt org tak sakit... InsyaAllah lagi cepat sembuh...."

Dua minggu ayah sue kena strok... kakinya dah boleh gerak... dan boleh berjalan sambil dipapah oleh abg ngah sue... Pak Chu (tukang urut) cakap.... semangat ayah kuat... baru urut 3x dah boleh gerakkan kaki... org lain urut 12 kali baru boleh gerakkan kaki sikit2 jea...

Cara2 pemulihan yg abg ngah lakukan ialah..

1) Urut dgn Pak Chu..(tukang urut cino tersohor di klate)

2)Latihan berjalan di atas batu... utk pecahkan saraf2 dan urat2...


teringat kat hanna... bila kitorang mintak hanna tlg tok ayah utk naik kerusi roda...
hanna pun hampiri tok ayahnya sambil pegang tangan utk papah spt ayah ngahnya buat..
hahaha

apa yg kita buat didepan anak kecil... maka itu lah keputusan akhlaknya...

3) Senaman pergerakan... wajib dibantu oleh org tersayang... 
emak sue tengah buat senaman tangan utk ayah...
sentuhan dan manja2... dpt mempercepatkan pemulihan...

4) Latihan berjalan

banyakkan berjalan kaki ayam utk pijak batu2 kecil...
anak menantu dan cucu... sentiasa memberi sokongan padu utk ayah...

5) Mandian rebusan herba

mandi air rebusan herba utk panaskan badan...
ramuannya kena tanya tukang urut masing2 lah....
abe ngah buat mandian utk ayah tiap2 pagi....

6) Bertungku

bertungku... apa yg diisi dlm tungku tu...
kena tanya tukang urut masing2...

7) Layan minat pesakit

haaaaa.... ini terapi yg paling seronok bagi org kampung jati Kemahang 1... hahaha
abg ngah sue buat ruang utk bela itik serati buat terapi minda bg ayah....
org kampung penawarnya ada di kampung... iaitu masuk kebunnya...
bela binatang ternakan boleh bg ketenangan kpd org tua di kampung....
dlm tempoh pemulihan strok ni... abg ngah buat apa yg ayah suka....
spy ayah jd lebih tenang dan cepat sembuh...


org bandar terapinya di shopping komplek...
cuba korang test bini2 korang... 
yg mana sakit kepala... yg mana pening kepala..
cuba offer pegi ke Pavillion utk shopping handbag... 
confirm bini korang lari lintang pukang bersiap nak gi shopping..
sakit kepala sembuh tanpa panadol.... muahahaha

8) Bawa berjalan2 sedup udara segar

selalunya ayah sue yang buat pengurusan kebun..
kali ni ayah perhati dr jauh tunggu dlm kereta... abg ngah dan emak turun tapak utk buat pagar di kebun getah bagi pengurusan penanaman semula getah baru...

Catatan : Keberkesanan latihan pemulihan utk pesakit strok kembali normal adalah bergantung kpd pesakit itu sendiri... jika pesakit aktif cepat sembuh... jika pesakit pasif.. harapan utk sembuh sangat tipis...

Jangan sekali2 terlintas di hati atau terkeluar dari mulut org yang sihat... sakit itu BALA atau MUSIBAH!!!
Tidak ada orang yang ingin ditimpa penyakit. Meskipun demikian ternyata ada maksud tertentu dari Allah atas penyakit yang diderita hamba-Nya. Dalam buku Panduan Menghadapi Sakit dan Kematian karya Ahmad Yani, disebutkan terdapat lima keutamaan sakit menurut Islam:

1. Menghapus Dosa,
Ini merupakan keutamaan yang besar dari Allah Swt karena dengan sakit yang diderita oleh seorang muslim, dosa yang pernah dilakukannya bisa terhapus karena penderitaannya dalam menghadapi penyakit menjadi kafarat (penebus) dosanya, Rasulullah Saw bersabda:
“Tiada seorang mu’min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyaki tatau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya” (HR. Bukhari).
2. Tetap Mendapatkan Pahala Dari Amal Kebaikan Yang Biasa Dilakukannya Diwaktu Sehat
Hal ini karena ia tidak bisa menjalankan amal kebaikan itu bukan karena ia tidak mau, tetapi karena ia dalam keadaan sakit. nnisalnya kalau kita biasa ke masjid untuk shalat berjamaah, tentu kita mendapatkan pahala yang besar, setiap langkahnya diangkat baginya satu derajat dan dihapuskan satu kesalahannya kemudian malaikat akan terus mengucapkan shalawat (memintakan ampunan) kepadanya, selama dia masih berada di ruangan shalat tersebut , namun pada saat kita sakit tentu tidak bisa ke masjid tapi kita tetap mendapat pahalanya. Rasulullah Saw bersabda:
“Apabila salah seorang hamba sakit atau bepergian (safar), maka Allah mancatat pahalanya seperti pahala amal yang dikerjakannya sewaktu ia tidak bepergian atau sehat.” (HR. Bukhari).
Di dalam hadist lain, Rasulullah Saw bersabda yang menguatkan hadits di atas:
“Apabila seorang hamba sakit sedang dia biasa melakukan suatu kebaikan, maka Allah berfirman kepada malaikat: “Catatlah bagi hamba-Ku pahala seperti yang biasa ialakukan ketika sehat.” (HR. Abu Hanifah).
3. Memperoleh Pahala Kebaikan
Segala sesuatu yang terjadi pada manusia pasti ada hikmahnya. Seorang muslim yang sabar dalam menghadapi penyakit maka baginya pahala kebaikan. Rasulullah Saw bersabda:
“Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa.” (HR. Bukhari).
Di dalam hadits lain yang senada tentang ini, Rasulullah Saw bersabda:
Barangsisapa dikehendaki oleh Allah kebaikan baginya, maka dia (diuji) dengan suatu musibah. (HR. Bukhari).
4. Memperoleh Derajat Yang Tinggi di Sisi Allah SWT
Hal ini karena di dalam surga ada derajat tertentu yang harus dicapai, bila seorang muslim tidak mampu mencapainya dengan suatu amal, maka ia bisa mem¬peroleh derajat yang tinggi itu dengan musibah atau penyakit yang dideritanya, misalnya mati syahid merupakan kematian yang sangat mulia, dia bisa dicapai dengan cara berperang di jalan Allah dan mati pada saat peperangan itu, namun bila seseorang ingin memperoleh kematian yang mulia itu, tapi perang di jalan Allah secara fisik tidak terjadi, maka ia tetap bisa mendapatkan derajat mati syahid dengan penyakit yang menimpa sehingga menyebabkan kematiannya, Rasulullah saw bersabda:
“Wabah adalah syahadah (mati syahid) bagi setiap muslim.”(HR. Bukhari)
Di dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda:
“Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencobanya agar dia dapat mencapai derajat itu.” (HR. Thabrani)
5. Memperoleh Ganjaran Berupa Surga
Mana¬kala seorang muslim menghadapi penyakit dengan penuh kesabaran, misalnya penyakit yang sangat menyulitkan penderitanya dalam kehidupan ini seperti buta matanya, Rasulullah saw bersabda:
“Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan membutakan kedua matanya dan dia bersabar, maka Aku ganti kedua matanya itu dengan surga.” (HR. Ahmad).
Dengan demikian, meskipun tidak menyenangkan, sakit merupakan ujian yang dapat memberikan keutamaan dan manfaat yang besar, baik bagi si penderita maupun keluarganya. Oleh karena itu, penyakit harus dihadapi dengan sikap, pemikiran dan prilaku yang positif. Ingat hukum Law of Attraction, kalau kita selalu berlaku positif, maka yang hal positif tersebut InsyaAllah akan datang ke kita. Misalnya ketika sakit kita berpikiran dan memasukkan ke alam bawah sadar “sehat, kuat, sabar!!”. Maka hal tersebut dapat mempercepat kesembuhan kita.


ini Along (yg bertudung biru lebut tengah) kwn adik sue... dtg ziarah ayah...
Along berkawan dgn adik sue ketika usia diorang 7thn lg... 
masa tu diorang cukup kenal sue seorang kakak yg sgt garang spt kak Ros dlm cerita upin ipin tu...
hahaha...

tata... titi... tutu...
cikidaut dulu...




No comments:

Post a Comment